Pada kesempatan ini kami akan menguraikan sekelumit tentang cara bertaubat sebagai bahan artikel ataupun sebagai bahan pidato dan ceramah singkat. Setelah membaca ulasan cara taubat yang benar silahkan pembaca mengembangkannya sendiri.
Banyak orang berfikir bahwa taubat itu mudah di lakukan namun sebenarnya itu sangat sulit karna kita hanya bisa berharap bahwa allah SWT akan memaafkan segala bentuk kesalah yang kita lakukan namun`Allah punya kewenangan tersendiri untuk menerima taubat kita semua....
Cara taubat yang benar serta syarat yang harus dipenuhi berdasarkan ajaran agama Islam adalah sebagai berikut:
1. Ikla : mencopot atau meninggalkan perbuatan dosa yang pernah atau sering kita lakukan Meninggalkan setiap apa yang dibenci dan diharamkan oleh Allah lahir dan batin, lantas beralih kepada yang dicintai dan diridhaiNya.
2. Nadham : Menyedari besarnya dosa yang dilakukan sehingga menyesalinya(nelangsa) dan takut akan balasannya yang akan tertimpa diakhirat kelak jika tidak bertaubat, sebagaimana sabda Rasullullah saw : “Menyesali (dosa) itu adalah taubat”. (Riwayat Ahmad dan Ibn Majah)
3. A’zam : Berniat serta berusaha sedaya upaya menjauhi dan meninggalkan dosa yang telah dilakukan dan bertekad tidak akan mengulanginya lagi.
Bertaubat lah dengan taubatan nasuha sebagaimana firman Allah : “Wahai orang-orang Yang beriman! bertaubatlah kamu kepada Allah Dengan taubat Nasuha, Mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapuskan kesalahan-kesalahan kamu dan memasukkan kamu ke Dalam syurga Yang mengalir di bawahnya beberapa sungai” (At-Tahrim : 8)
Apa dan bagaimana Hukum Taubat ?
Hukum bertaubat adalah wajib kepada semua umat Islam untuk memohon keampunan kepada Allah atas segala kesalahan yang dilakukan. Firman Allah yang bermaksud :
“Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung." (An-Nur: 31)
Sabda Rasulullah saw yang bermaksud :
“Wahai sekalian manusia bertaubatlah kalian kepada Allah, karena sesungguhnya aku bertaubat kepada Allah seratus kali dalam sehari.” (Riwayat Al-Bukhari)
Apabila taubat sudah di lakukan kita hanyalah bisa berusaha memberikan yang terbaik dalam melangkah, manfaatkanlah waktu mu yang ada sebelum waktu itu meninggalkan mu, gunakan sehatmu sebelum sakit menghampiri mu, gunakan harta mu sebelum hartamu hilang
Demikian uraian singkat semoga bermanfaat buat para pembaca sekalian
Terimakasih
Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Namun dalam hal berpenampilan ketika berpidato atau ceramah di depan umum, jangan lupa mengenakan model pakaian pria terbaru agar lebih berwibawa.
Cara taubat yang benar serta syarat yang harus dipenuhi berdasarkan ajaran agama Islam adalah sebagai berikut:
1. Ikla : mencopot atau meninggalkan perbuatan dosa yang pernah atau sering kita lakukan Meninggalkan setiap apa yang dibenci dan diharamkan oleh Allah lahir dan batin, lantas beralih kepada yang dicintai dan diridhaiNya.
2. Nadham : Menyedari besarnya dosa yang dilakukan sehingga menyesalinya(nelangsa) dan takut akan balasannya yang akan tertimpa diakhirat kelak jika tidak bertaubat, sebagaimana sabda Rasullullah saw : “Menyesali (dosa) itu adalah taubat”. (Riwayat Ahmad dan Ibn Majah)
3. A’zam : Berniat serta berusaha sedaya upaya menjauhi dan meninggalkan dosa yang telah dilakukan dan bertekad tidak akan mengulanginya lagi.
Bertaubat lah dengan taubatan nasuha sebagaimana firman Allah : “Wahai orang-orang Yang beriman! bertaubatlah kamu kepada Allah Dengan taubat Nasuha, Mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapuskan kesalahan-kesalahan kamu dan memasukkan kamu ke Dalam syurga Yang mengalir di bawahnya beberapa sungai” (At-Tahrim : 8)
Apa dan bagaimana Hukum Taubat ?
Hukum bertaubat adalah wajib kepada semua umat Islam untuk memohon keampunan kepada Allah atas segala kesalahan yang dilakukan. Firman Allah yang bermaksud :
“Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung." (An-Nur: 31)
Sabda Rasulullah saw yang bermaksud :
“Wahai sekalian manusia bertaubatlah kalian kepada Allah, karena sesungguhnya aku bertaubat kepada Allah seratus kali dalam sehari.” (Riwayat Al-Bukhari)
Apabila taubat sudah di lakukan kita hanyalah bisa berusaha memberikan yang terbaik dalam melangkah, manfaatkanlah waktu mu yang ada sebelum waktu itu meninggalkan mu, gunakan sehatmu sebelum sakit menghampiri mu, gunakan harta mu sebelum hartamu hilang
Demikian uraian singkat semoga bermanfaat buat para pembaca sekalian
Terimakasih
Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Namun dalam hal berpenampilan ketika berpidato atau ceramah di depan umum, jangan lupa mengenakan model pakaian pria terbaru agar lebih berwibawa.