Syukur

Untuk mencapai tingkat dalam perbaikan akhlak, kaum shufi mengajarkan sifat “syukur” atau berterima kasih kepada Tuhan atas segala nikmat pemberian Allah. Orang yang tidak tahu bersyukur/berterima kasih atas nikmat yang di perolehnya, maka kesusahanlah yang akan menyertainya. Syukur itu adalah suatu sifat yang terpuji dan di puji oleh Allah, sedang “kufur” atau anti Tuhan tidak mensyukuri nikmat Tuhan adalah sifat yang tidak disukai oleh Allah dan adalah azab yang sangat pedih.


Adapun arti syukur ialah keadaan seseorang mempergunakan nikmat yang diberikan oleh Allah itu kepada kebajikan. Misalnya tangan digunakan untuk mencari rezeki yang halal. Akal digunakan untuk mencari Ilmu yang berguna bagi sesama makhluk. Diri untuk beribadat kepada Tuhan dan berbakti kepada masyarakat dan Tanah Air. Menyalah gunakan segala nikmat yang diberikan oleh tuhan kepada seorang, berarti kejahatan besar dan kekafiran.